Minggu, 22 November 2015

Only Hope



ONLY HOPE

Cast             :
·         Kim Minseok (Xiumin)
·         Kim Hyerin (OC)
·         All Mamber EXO

Genre           :
Sad Romance,Friendship,etc

Desclaimer  :
Semua tokoh yang ada dalam cerita ini real milik dirinya sendiri dan Tuhan Yang Maha Esa. Cerita ini real buatanku sendiri tanpa menjiplak karya orang lain. ada typo ataupun kesalahan mohon di maklumi.

Saran : Baca ini sambil dengerin lagu Jin – Gone biar lebih menghayati.

~~~Happy Reading~~~

Prov...
Annyeonghaseyo EXO WE ARE ONE.....”
Kami adalah boygrup baru dari SM Entertaiment. Kami beranggotakan 12 orang namja dengan 12 power yang berbeda. Kami di bagi menjadi 2 sub-grup yaitu EXO K dan EXO M. Dengan memiliki karakter power pada setiap membernya, itu lah yang membuat kami berbeda dan juga istimewa. Namun ada sesuatu yang terjadi dibalik kata WE ARE ONE yang kami teriakan.

“Hyung aku lelah....” keluh sang maknae Sehun.
“Betul hyung kami lelah sejak tadi pagi kegiatan kita selalu penuh.”Ungkap Tao.
“Kita harus semangat!!! Ini demi exo dan juga EXO L, kita harus bekerja keras untuk menampilkan yang terbaik...” Jawab Suho sang leader.
“Ya kita harus menunjukan kepada para Netize dan hatters kalau kita tidak selemah dan serendah yang mereka bicarakan!” Tambah Kris.

Para member sudah sangat lelah dengan semua kegiatan mereka. Beberapa minggu ini mereka memiliki jadwal perform yang sangat padat, baik On Air maupun Off Air. Mereka merasa pihak manajement sudah keterlaluan dalam mengurus jadwal perform mereka.
Dari sekian banyak member yang mengeluh, hanya Minseok lah yang tidak pernah mengeluh. Member tertua tapi paling imut ini tidak pernah sekalipun mengeluh tentang apapun. Berbeda dengan Kris dan Luhan yang selalu mengeluh pada sang manager. Semua member menyebut Minseok hyung itu sebagai seorang malaikat karna sifatnya yang tidak pernah mengeluh dan selalu tersenyum di manapun dia berada dan selalu membuat orang lain tersenyum.

At Dorm...

Suasana dorm sangat damai dan semua member memiliki kesibukannya masing-masing. Sama halnya dengan Minseok  yang sedang mengurung diri dikamarnya. Saat member lain sibuk dengan aktifitasnya, Minseok hanya berbaring diatas kasurnya dengan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.

“Ya tuhan...mengapa rasanya sakit sekali???ada apa sebenarnya ini???” Sambil memegang dadanya yang sakit.

Sudah seminggu ini Minseok merasakan dadanya sakit, setiap dia selesai perform dengan EXO pasti saja dadanya merasa sakit dan sesak. Tapi dia menyimpan rasa sakitnya itu sendirian, karna dia tidak ingin membuat member lain khawatir. Setiap dia mulai merasakan sakit, dia pasti selalu bersembunyi dalam kamar mandi atau dia mengurung diri dalam kamar seperti saat ini.

TUUKKK...TUUUKKKK...
“Minseok hyung...apa kau ada di dalam?ayo kita makan, D.O-sshi sudah membuatkan kita makanan yang enak sekali..” Panggil Baekhyun di depan pintu kamar Minseok
“Ne.. kau duluan saja nanti aku menyusul!” Jawab Minseok sambil menahan sakit.

Dengan sekuat tenaga dia bangun dari kasurnya dan segera ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar lebih segar dan tidak terlihat pucat lagi. Minseok pun menghampiri member lain yang berkumpul di ruang tengah untuk makan. Saat Minseok datang Luhan yang langsung memperhatikan Minseok langsung bertanya kenapa dia terlihat lemas sekali. Minseok hanya menjawab kalau dia baru saja bangun tidur dan dia belum sempat mandi.

Luhan yang merasa ada yang mengganjal dari sikap Minseok, jadi dia terus memperhatikan Minseok untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Minseok yang merasa diperhatikan oleh Luhan langsung mengalihkan pandangan Luhan dengan bertingkah seperti anak kecil yang meminta makan pada ayahnya.

“Appa..aku lapar..belikan aku ice cream 4 porsi...” dengan suara khasnya dia memeluk tangan Kris
“Ne..nanti aku belikan kau ice cream berlapis emas oke. Sekarang kau makan ramen ini dulu saja, dan jangan menatapku seperti itu, itu membuatku ingin muntah!” Jawab Kris dengan dinginnya.

Alhasil semua member tertawa mendengar jawaban kris yang sangat lucu itu dan sontak berhasil membuat Luhan lupa dengan apa yang dia ingin ketahui dari Minseok.

At KBS Music Bank

“Ayo guys hari ini last stage kita di dalam album Growl, dan kita akan mempersiapkan album terbaru kita untuk penampilan yang lebih mengagumkan lagi.” Ucap Suho penuh semangat.
“Ne...” teriak member exo serempak
“EXO WE ARE ONE....”

SKIP>
“Ya tuhan aku sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit ini!” keluh Minseok dalam kamar mandi

Setelai selesai perform minseok tiba-tiba menghilang dari backstage exo. Luhan yang sedang mencari Minseok kebingungan mencari keberadaan Minseok. Dia bertanya pada semua member kemana Minseok namun tidak ada yang tahu kemana Minseok pergi.

“Hyung apa kau melihat Minseok pergi??” tanya Luhan pada Manager hyung.
“Oh Minseok-sshi, aku liat dia tadi pergi kearah kamar mandi, mungkin dia sedang ke kamar mandi. Coba kau lihat saja!” jawab Manager hyung.
“Ne hyung, Gomawo.”

Luhan pun menyusul Minseok yang katanya pergi ke kamar mandi. Tepat dengan Luhan yang tiba di depan pintu kamar mandi, Minseok pun keluar dari kamar mandi sambil merapikan pakaiannya.

“oo... Luhan-sshi kau mengagetkan ku!!!” Minseok terkejut.
“Umin kau kemana saja, aku mencarimu dari tadi aku ingin mengajakmu melihat video last stage kita tadi.” Jelas Luhan.
“ouw oke kajja kita menonton di dress room.”
~~~~
“kalian pulang duluan saja, aku ada keperluan dulu sebentar.”
“kau mau kemana Minseok hyung?”tanya Chanyeol
“Aku ada janji dengan teman lamaku, jadi kalian pulang duluan saja.”
“Teman atau teman hyung??????” Goda Baekhyun.
“Aisshhh kau ini, dia itu seorang namja! Kau fikir aku ini yaoi apa???” Protes Minseok.
“Bisa sajakan hyung, aku pernah melihatmu tidur sambil berpelukan mesra dengan Luhan hyung.” Jawab D.O polos.
“Astaga D.O-sshi.....” Minseok hanya geleng-geleng kepala.

Tanpa sepengetahuan member yang lain Minseok pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan apa yang sebenarnya terjadi padanya. Selama perjalanan menuju rumah sakit Minseok merasa dadanya mulai sesak, namun dia tidak mungkin menunjukan rasa sakitnya di depan orang banyak, yang ada di internet akan ramai memberitakan XIUMIN EXO M PINGSAN DALAM TAXI KARNA PENYAKITAN. Astaga itu tidak mungkin dia biarkan.

Hospital..

Saat sedang berjalan menuju meja registrasi untuk mendaftar pemeriksaan, Minseok sudah tidak sanggup lagi berjalan, dan dia hampir terjatuh ke lantai. Namun untung saja ada seorang suster yang lewat dan langsung menangkap tubuh minseok sebelum benar-benar jatuh ke lantai. Dengan cepat suster itu membawa Minseok ke ruang UGD untuk mendapatkan pemeriksaan secara intensif. Karna merasa kenal dengan orang yang pingsan tersebut, suster itu pun terus menemani Minseok sampai dia sadar.

“Dimana aku?” tanya Minseok lemah
“kau di ruang UGD tuan. Apa kau baik-baik saja?”
“Apakah banyak orang yang melihatku pingsan tadi?”
“Aniya, kebetulan tadi lobby rumah sakit sedang sepi.”
“Aigoo syukur lah kalau begitu!” Minseok merasa tenang.
“ngomong-ngomong kau ini Xiumin EXO M kan???” tanya suster itu dengan penasaran.
“ssssssstttt...... pelankan suaramu, nanti ada orang yang mendengar!” Minseok meletakkan jarinya dibibir suster itu.
“Astaga kau benar Xiumin???” suster itu sangat bahagia
“Ne, aku Xiumin exo dan aku minta padamu jangan sampai ada orang lain  tahu kalau aku ada disini.”
“oke, tapi kenapa?”

Akhirnya Minseok pun menceritakan apa yang terjadi padanya belakangan ini. Dia merasa aneh, seharusnya dia tidak menceritakan hal pribadinya pada orang yang baru saja ia kenal, namun entah kenapa rasanya dia nyaman dan percaya pada suster tersebut. Minseok meminta pada suster itu untuk mendaftarkannya pada daftar pasien, namun dia meminta untuk tidak menggunakan namanya. Lalu sang suster pun mendaftarkan Minseok dengan nama Choi Minseok.

Setelah urusan registrasi pun selesai, Minseok dibawa oleh sang suster ke ruang tes darah dan pemeriksaan lainnya. Setelah selesai melewati berbagai pemeriksaan, Minseok dibawa keruang inap untuk menunggu hasil dari pemeriksaan.


“Kau tunggu disini ya Tuan Xiumin.”
“baiklah. Apabila hasilnya sudah keluar cepat kabari aku ya, karna aku harus segera kembali ke dorm.”
“Kau akan pulang?seharusnya kau itu dirawat karna keadaanmu itu tidak memungkinkan untuk beraktifitas!”
“Besok pagi aku masih ada kegiatan rekaman untuk album baru EXO, jadi tidak mungkin aku meninggalkannya. Lagian aku mengatakan pada member yang lain kalau aku hanya pergi sebentar.”

Suster itu tidak bisa lagi memaksa Minseok untuk dirawat, karna dia fikir itu akan percuma saja. Selama menunggu hasil pemeriksaan Minseok di temani oleh suster yang dari tadi mendampinginya. Dia merasa nyaman kalau ada suster itu di dekatnya. 2 jam kemudian hasil pemeriksaan minseok keluar, dan suster itu pun segera mengambilnya ke Lab.

“Astaga!!!! Itu tidak mungkin!!!!” suster itu sangat terkejut melihat hasil dari pemeriksaan itu. Dia tidak menyangka bahwa artis terkenal seperti Xiumin bisa menderita penyakit separah ini, dan dia juga sangat bingung bagaimana menyampaikannya pada Xiumin. Setelah mengambil hasil pemeriksaan dari lab, suster itu langsung kembali ke kamar di mana Minseok menunggu. Dia ragu untuk memberitahukan hasil dari pemeriksaan ini.

“Akhirnya kau datang juga suster.”
“Mianhae aku lama mengambil hasil Lab mu.”
“ngomong-ngomong dari tadi aku belum tau siapa namamu? Annyeonghaseyo aku EXO Xiumin imnida.” Membungkukan badan.
“Ah ne, nado annyeong Kim Hyerin imnida bangapta.”membungkukan badan juga.
“Ah Hyerin-sshi bagimana hasil labku? Sebenarnya aku sakit apa dan apa ada obat yang harus aku tebus?”tanya Minseok panjang lebar.

Hyerin bingung harus menjawab apa. Satu sisi dia wajib memberitahukan hasil pemeriksaan pada Minseok, di sisi yang lain dia tidak tega melihat Minseok sedih setelah tahu penyakit apa yang sedang bersarang di tubuhnya itu. Tiba-tiba Minseok merebut hasil pemeriksaan itu dari tangan Hyerin, sontak membuat hyerin terkejut dan kebingungan bagaimana menjelaskan semua ini pada Minseok.

“Ya Tuhan! Ternyata aku menderita Kanker hati stadium 3???” Minseok terkejut membaca hasil pemeriksaan.
“Tuan Xiumin jeongmal mianhae, aku bingung harus bagaimana menjelaskannya padamu. Tapi ini lah kenyataannya, bahwa kau menderita Kanker Hati.” Jelas Hyerin sedih
“Berapa lama lagi sisa umurku?”tanya Minseok pasrah.
“Kami tidak bisa memastikanya, karna semua itu hanya tuhan yang tahu. Maka dari itu aku meminta agar kau tinggal di rumah sakit untuk beberapa hari untuk menjalani pengobatan.”
“Mianhae Hyerin, aku tidak bisa dan tidak akan pernah tinggal di rumah sakit ini. Aku tidak sakit apa-apa, aku baik-baik saja. Mungkin hasil ini salah. Ini pasti bukan punyaku!!” jawab Minseok tidak percaya.
“Kumohon Xiumin-sshi kau harus menjalani pengobatan untuk mengurangi rasa sakit yang selalu kau rasakan.”
“Mian aku harus pergi! Gomawo sudah menemaniku dari tadi. Anyeong!”

Minseok lalu pergi meninggalkan rumah sakit dan tidak mendengarkan perkataan Hyerin. Dia pergi terlalu lama dan pasti membuat para member khawatir kalau dia jam segini belum pulang juga. Selama di perjalanan pulang Minseok terus terbayang-bayang dengan hasil Lab yang ada di tangan ini. Dia masih tidak percaya kalau badannya yang selama ini dia rawat dan jaga baik-baik sekarang teracuni oleh penyakit yang mematikan.

Dorm..

“Untunglah semua member sudah tidur.”

Tiba – tiba...

“Hyung kau dari mana saja??” tanya Sehun tiba - tiba sambil menepuk pundak Minseok dari belakang.
“Aigoo Sehuniee kau membuatku terkejut saja!!!”
“Kenapa jam segini baru pulang hyung?lalu apa yang ada di tangan mu itu?”
“Bukan apa-apa. Sudah malam, cepat tidur sana besok kita kan masih banyak pekerjaan.”pergi menuju kamarnya
“Hyung kenapa?mungkin dia lelah!!!” kembali ke ruang tengah lalu tidur di sofa.

Dalam kamar Minseok membaca hasil labnya dengan teliti, dia takut kalau ternyata hasil itu salah. Sekian lama ia membaca, ternyata hasil lab itu benar adanya. Minseok semakin setres dan bingung bagaimana mengatakan hal ini pada member yang lain. Dia tidak ingin member EXO yang lain mengkhawatirkannya dan menggangu aktifitas EXO yang sedang sibuk ini.

“Aaarrrgghhh!!!!!! Aku benci diriku sendiri!!! AKU BENCI....!!!!!!!!” Minseok sangat depresi dan mengacak-acak kamarnya.

Tanpa Minseok sadari ternyata D.O belum benar-benar tidur. Dia mendengar teriakan Minseok dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada Minseok hyung.

“Besok pagi akan ku tanyakan pada Minseok hyung kenapa dia berteriak seperti itu!”


Morning....

Semua member sudah bangun dan mandi, mereka sudah siap-siap untuk pergi ketempat take vokal untuk persiapan album terbaru. Namun tinggal Minseok yang belum keluar dari kamarnya. Semua member menunggu Minseok keluar dari kamarnya, namun Minseok belum keluar juga. D.O yang mendengar sesuatu yang aneh dari kamar Minseok hyung, ingin sekali memberitahu member yang lain tapi dia takut kalau yang dia dengar itu salah. Jadi dia lebih memilih untuk bungkam saja.

“UUUEEEKKKK....UUUEEKKK......!!!!!! kenapa perutku sakit sekali!”
“Umin hyung ayo lah cepat, kita nanti terlambat untuk rekaman!” teriak Tao.
“Minseok hyung kau sedang apa? Apa kau baik-baik saja?”tanya Suho di depan pintu kamar.
TAK LAMA...
“Ah mianhae aku membuat kalian menunggu. Tadi aku bingung akan memakai baju apa untuk pergi, dan aku kehilangan ponselku. Jadi tadi aku mencarinya dulu.” Jelas Minseok panjang lebar.
“Ya sudah, ayo kita berangkat. Manager hyung sudah menunggu kita di Basement.” Ajak Lay.

SKIP>

Maret 2014(Syuting MV Overdose)

Pagi-pagi sekali para member exo sudah meninggalkan dorm dan menuju lokasi syuting mv overdose untuk pertama kalinya. Mereka sangat antusias dengan pembuatan mv kali ini, mereka merasa kalau dalam album ini akan ada sesuatu yang mengejutkan dalam menyambut album baru ini. Minseok sangat semangat dalam pembuatan mv ini, namun dia merasa badannya lemas sekali dan juga dia merasa kalau dada dan kepalanya sakit. Tapi tidak ingin merusak moment hari ini jadi dia berusaha mengilangkan rasa sakitnya itu dengan serius mengikuti pembuatan mv ini.

Saat syuting di mulai suasana di penuhi dengan canda dan tawa. Baik kru maupun EXO mereka berbaur untuk menghasilkan mv yang berkualitas tinggi dan juga menarik. Saat hari sudah menunjukan pukul 4 sore, Minseok merasa pusing sekali, dadanya pun terasa seperti tercabik-cabik. Saat take mv berikutnya, Minseok tiba-tiba jatuh pingsan dan membuat semua member dan para kru panik.

“Yaakkkk Minseok hyung kau kenapa??” tanya Kai panik.
“Umin hyung bangun!!” panggil D.O
“Minseok kau kenapa hei, sadar!!!!!” teriak Luhan.

Minseok pun dibawa ke ruang rias untuk istirahat dan di periksa oleh dokter yang sudah di panggil untuk menjaga apabila hal tidak diinginkan seperti ini terjadi. Suster yang memeriksa Minseok adalah Hyerin, suster yang menemani Minseok ketika di rumah sakit.

“Astaga Xiumin-sshi!!! Dia kenapa?”tanyanya panik.
“Kau mengenalnya??” Tanya Lay.
“Jelas dia mengenal Minseok hyung, dia kan member EXO. Pabbo!!!” Omel Kris.
“Tadi saat sedang memulai take, Xiumin tiba-tiba saja jatuh pingsan. Untung saja bisa tertahan oleh kami yang langsung menangkapnya.” Jelas Suho.
“Aaa... kalau begitu kalian bisa tunggu di luar biar aku memeriksa keadaan Xiumin oke.”
“Tapi kami ingin di sini untuk melihat keadaan hyung!” Ucap Tao.
“Di sini terlalu banyak orang, itu membuat Xiumin bisa kekurangan oksigen. Jadi lebih baik kalian tunggu diluar, dan setelah selesai aku akan memberitahu kalian.”
“Baiklah. Ayo kita tunggu diluar.” Ajak Suho.

Hyerin pun memeriksa keadaan Minseok. Dia sangat khawatir dengan keadaan Minseok, dia tahu seharusnya Minseok tidak boleh mengikuti aktifitas yang menguras tenaganya karna itu bisa berakibat fatal bagi kesehatannya. Tak lama Minseok pun sadar dan dia menyadari kalau suster yang memeriksanya tadi adalah Hyerin orang yang sudah dia kenal.

“Syukurlah orang yang memeriksaku adalah kau Hyerin.”
“memangnya kenapa kalau bukan aku?”
“kalau bukan kau pasti suster atau dokter itu akan mengatakan yang sebenarnya pada member exo.”
“kata siapa? Aku pun akan mengatakannya sekarang pada member exo kalau kau itu sakit, dan kau itu tidak mungkin lagi boleh ikut beraktifitas dalam kegiatan exo!”
“Andwae!!!! Jangan lakukan itu. Aku tidak ingin membuat mereka khawatir dan sedih.”
“Ani Xiumin-sshi, aku akan tetap mengatakannya. Kau jangan memikirkan orang lain, kau juga harus mementingkan keadaanmu. Sekarang yang terpenting itu adalah kesehatanmu. Bukan yang lain.”
“Tidak! Kau salah. Yang terpenting adalah album ini selesai, member exo bahagia dan EXO L pun bahagia. Itu lah yang terpenting saat ini!”

Hyerin terus berusaha agar Minseok mau jujur pada member lain kalau dia itu sakit. Namun Minseok terus mendesak dan memaksa agar Hyerin tutup mulut dan tidak menceritakan yang sebenarnya pada member yang lain. Karena Hyerin terus mendesak akan memberitahu member EXO, Minseok pun menarik tubuh Hyerin hingga jatuh kedalam pelukannya, lalu Minseok memeluk Hyerin dengan erat.

“Kumohon Hyerin-sshi jangan katakan yang sebenarnya pada mereka, cukup kita berdua yang tau. Kalau kau berjanji untuk tutup mulut, aku hanya meminta kau untuk tetap disisiku saja itu sudah cukup.”
“aa...aaa..ppaaa maksudmu?” Hyerin tertegun karna di peluk oleh Minseok.
“Kumohon Hyerin! Aku percaya padamu.”

Tanpa satu kata pun yang keluar, Hyerin mengangguk dan mengiyakan kalau dia tidak akan mengatakan yang sebenarnya pada member exo. Tak lama, Suho tiba-tiba masuk dengan member yang lainnya juga. Mereka terlihat senang melihat Minseok sudah sadar dan sudah bisa duduk kembali.

“Minseok kenapa?” tanya Luhan
“Aaa... gwaenchanayo, dia baik-baik saja. Dia hanya kelelahan karna beraktifitas, tinggal beri dia makan dan vitamin pasti staminanya kembali pulih.”
“Syukurlah kau tidak apa-apa Minseok.” Ujar Kris
“Suster aku juga pusing aku mau di periksa juga oleh muu...” ucap Chanyeol Genit.
“Berhenti bertindak bodoh! Kau itu harusnya di periksa ke rumah sakit jiwa!!” celetuk Baekhyun.

Mereka pun tertawa bersama melihat kelakuan ChanBaek couple yang sangat AbNormal itu. Minseok yang menatap kearah Hyerin Mengucapkan terimakasih tanpa suara agar tidak terdengar member lain. Hyerin membalasnya dengan senyuman, namun dalam hatinya dia masih sangat khawatir dengan keadaan Minseok yang sebenarnya semakin  parah.

Syuting pun selesai, EXO pun kembali ke dorm mereka untuk istirahat. Luhan yang masih merasa khawatir terus mendampingi Minseok saat berjalan menuju dorm mereka. Luhan merasa ada yang aneh dari pernyataan suster tadi, dia yakin pasti ada sesuatu yang disembunyikan oleh Minseok.

“Umin kau istirahat saja, biar kami yang merapikan barang-barangmu.” Ujar Luhan.
“Tidak usah, aku baik-baik saja. Aku bisa merapikan barangku sendiri, kalian rapikan barang kalian saja!”
“tapi kau kan sedang kurang sehat hyung, lebih baik kau istirahat. Besok aktifitas kita akan padat sekali. Aku takut kau nanti terlalu lelah.” Bujuk Kai.
“sudahlah kalian tidak usah mengkhawatirkan ku. Aku baik-baik saja.” Pergi kekamarnya membawa barang-barang miliknya.
“Tapi hyung...!!!!” panggil Sehun khawatir.

Dalam kamar Minseok merasa dirinya sudah sangat jahat. Dia sudah membohongi member yang lain dan sudah membuat mereka merasa khawatir dengan keadaannya. Inilah yang paling Minseok benci. Minseok merapikan kopernya lalu segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Saat di kamar mandi Minseok merasa dadanya sakit lagi, dia berusaha untuk meraih pintu untuk keluar. Namun yang terjadi malah Minseok jatuh pingsan dan kepalanya terbentur dinding.

Semua member tidak ada yang mengetahui kalau Minseok jatuh di kamar mandi, karna mereka kira Minseok sudah tidur karna dia sedang tidak enak badan. Tapi Luhan merasa ada yang aneh dengan Minseok dia rasa ada sesuatu yang terjadi pada Minseok.

“Kau mau kemana hyung?” tanya Suho
“Aku mau melihat Umin, apa dia sudaah tidur atau belum.”
“Sudah lah Luhan hyung biarkan Umin hyung istirahat. Mungkin dia sangat lelah, jadi dia langsung tidur.”
“Tapi aku rasa ada yang tidak beres didalam sana!”
“Itu hanya perasaanmu saja hyung. Sekarang lebih baik kita istirahat, besok kita akan melanjutkan pembuatan mv baru kita.”

Luhan pun menuruti perkataan sang leader. Sebenarnya dia ingin melihat keadaan Minseok, namun dia berfikir kalau Minseok memang sudah tidur jadi lebih baik dia tidak usah mengganggunya.

Keesokkan harinya Minseok baru sadar dari pingsannya, dan dia baru menyadari bahwa semalaman ini dia pingsan di dalam kamar mandi. Dan ah... kepalanya terluka, ada darah yang menetes di lantai. Dia merasa badannya lemas sekali, dan dia tidak yakin bisa bekerja hari ini. Tapi itu tidak mungkin, hari ini mereka akan melanjutkan pembuatan mv di album baru mereka.

Saat Minseok keluar dari kamarnya, semua member sangat terkejut melihat luka yang ada dikepalanya itu. Luhan yang sejak malam sudah memiliki perasaan yang tidak enak langsung menghampiri Minseok dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

“Kau kenapa umin?kenapa kepalamu terluka?” Tanya Luhan panik.
“Gwaenchanayo Luhan-sshi aku hanya terbentur lemari saja.”
“Bagaimana bisa kau sampai terbentur lemari?” Tanya Suho.
“Umin hyung ada-ada saja masa pagi-pagi lemari udah di tubruk sih.” Celetuk D.O polos
“Tadi aku ingin mengambil jaket ini di atas lemari, dan kakiku tersandung jadi kepalaku terbentur lemari.”
“Lain kali kau harus hati-hati Minseok, kitakan masih ada syuting untuk pembuatan mv. Kalau kau terluka seperti itu, bagaimana kita akan syuting?” Ujar Kris.
“Tenang saja kita akan tetap syuting. Aku tidak apa-apa jadi kau tidak usah cemas kris.”
At Lokasi syuting...

Mereka mulai syuting kembali untuk bagian mv yang belum selesai. Untuk syuting hari ini Minseok merasa badannya lebih segar lagi karna ada Hyerin yang menemaninya syuting hari ini. Sebelum syuting Hyerin sudah memberikan Minseok obat dan juga vitamin agar dia tidak mudah lelah.

FLASHBACK~~

“Xiumin-sshi minumlah ini, ini akan membantumu dalam aktifitas hari ini. Kau tidak akan mudah lelah dan memungkinkan kau tidak akan pingsan lagi.” Sembari tersenyum.
“Gomawo Hyerin-sshi.”Balik tersenyum

FLASHBACK END~~~

Pembuatan mv pun akhirnya selesai, dan mereka tinggal menunggu tanggal release album mereka ini. Semua member sangat senang karna pembuatan album ini berjalan lancar, dan mereka juga senang melihat Minseok sudah tidak pernah sakit lagi. Tanpa mereka ketahui, selama pembuatan album dan mv ini Minseok rutin pergi kerumah sakit untuk berobat dan tentu saja untuk bertemu dengan Hyerin.

Namun menurut dokter penyembuhan Minseok akan berjalan sangat lambat, karna Minseok hanya mengandalkan penyembuhan dari obat-obatan dan tidak menjalankan Kemoterapi yang harusnya dia jalankan. Hyerin sudah memaksa Minseok untuk di kemo, namun Minseok menolaknya. Dia bilang kalau dia di kemo kepalanya pasti gundul dan berat badannya pun akan turun derastis. Dia tidak mau member lain mengetahui penyakitnya, jadi dia memutuskan untuk tidak melakukan kemo terapi.

Hari dimana album terbaru mereka akan di rilis pun tiba. Mereka akan merilis album dan mv baru bersamaan dengan konser comeback mereka. Semua member merasa tegang, mereka takut mengecewakan para fans kalau penampilan mereka tidak memuaskan. Sama hal nya dengan member yang lain, Minseok pun merasa sangat gugup. Dia takut saat konser nanti penyakitnya kambuh lagi, dia tidak ingin merusak moment yang sangat membahagiakan ini.

Minseok sangat berharap Hyerin ada disini untuk menyemangatinya. Namun kenyataannya Hyerin tidak datang, Hyerin sedang pergi ke Busan untuk acara donor darah dari rumah sakit tempat dia bekerja. Hyerin memang menitipkan obat dan vitamin untuk minseok minum saat konser nanti. Tapi tetap saja Minseok merasa kalau akan ada sesuatu yang terjadi saat konser nanti.

Konser pun dimulai. Teriakan para fans membuat semua member merasa ingin mati. Mereka semakin gugup saja untuk memulai konser ini. Lagu demi lagu mereka bawakan dengan penuh semangat. Namun saat mereka membawakan lagu Growl, Minseok merasa dadanya sakit sekali, dan dia pun mulai kehilangan konsentrasinya. Kris yang menyadari keadaan Minseok langsung memeluknya dan membawa Minseok ke belakang panggung. Para fans yang melihat kejadian itu langsung menjerit histeris. Mereka takut terjadi sesuatu pada Minseok.

“Minseok kau kenapa eoh??” tanya Kris cemas.
“Eoh..??kenapa kita disini?kita seharusnya ada diatas panggung, para fans pasti mencari kita!”
“Yaakk!!! Kau itu bodoh apa?dalam keadaan seperti ini kau masih mau melanjutkan penampilan! Sudah kau diam disini dan istirahatlah!”

Member lain yang masih ada diatas stage langsung berlari ke belakang panggung untuk melihat keadaan Minseok. Semua member sangat mengkhawatirkan Minseok yang tiba-tiba hilang dari atas panggung. Melihat wajah Minseok yang sangat pucat, mereka sangat takut kalau Minseok kenapa-kenapa. Minseok meyakinkan member yang lain, kalau dia sudah tidak apa-apa. Dia hanya kelelahan saja, dan dia masih sanggup melanjutkan konser hari ini.

Setelah konser, EXO K dan EXO M mempromosikan album ini di Korea dan di China. Dalam masa promosi ini lah aktifitas mereka semakin padat karna mereka harus menggunakan pesawat untuk ketempat tujuan promosi mereka. Di China, EXO M mempromosikan album overdose di semua stasion tv yang ada di china. Mereka pun mempromosikan bukan hanya di China saja, mereka pun mempromosikan album mereka di Macau, Hongkong dan daerah sekitar China.

Selama promosi Minseok sering sekali merasakan dadanya sakit, namun dia tidak pernah meminum obat yang diberikan oleh Hyerin. Dia sengaja melakukan itu, karena dia merasa kecewa pada Hyerin yang sudah lama tidak menghubunginya. Minseok hanya butuh Hyerin, bukan obat-obatan yang ada di tangannya sekarang ini.

Dua bulan setelah promosi lagu overdose, tiba-tiba Kris memutuskan untuk hengkang dari EXO. Mendengar keputusan itu semua member merasa terkejut dan juga tidak percaya kalau leader EXO M itu akan pergi meninggalkan grup yang sudah membesarkan namanya.

“Hyung apa keputusanmu itu sudah bulat?” tanya Tao sedih
“Ya..Mianhae chingudeul ini keputusanku. Tidak ada yang bisa mengubah keputusanku ini!”
“Tapi bagaimana nasib EXO M tanpamu?” Tanya Minseok
“masih ada Suho yang bisa membimbing kalian menuju kesuksesan. Keberadaanku tidak mempengaruhi apa pun dalam penampilan EXO.”
“itu tidak benar hyung!kau adalah bagian dari kami, dan kau juga sangat mempengaruhi penampilan kami. Kau pun seorang leader!” tegas Lay.
“Bukan lagi Lay. Sekarang bukan lagi aku leader kalian! Maafkan aku harus pergi meninggalkan kalian! Aku menyayangi kalian tapi aku tidak terima dengan keputusan pihak manajemen yang membatasi aktifitas EXO M di China. Kami itu sub grup yang di bentuk untuk mempromosikan di China, tapi kenapa kami malah di batasi untuk pergi ke China? Itu sangatlah tidak adil bagiku!” jelas Kris dengan menahan emosi
“Hal itu bisa kita bicarakan bersama dengan manajer hyung. Jadi jangan memutuskan secepat itu Kris hyung.” Bujuk Suho

Tanpa mendengar perkataan dari member yang lain, Kris pergi dengan kopernya keluar dari dorm dan pergi menuju bandara untuk terbang ke Beijing. Semua member berteriak memanggil Kris dan coba menahannya, namun Kris tidak menghiraukannya. Minseok yang merasa dadanya tiba-tiba sesak, langsung jatuh pingsan ke pangkuan Chanyeol yang ada di sampingnya. Semua menjadi tambah panik melihat Minseok yang tiba-tiba jatuh pingsan. Mereka dengan cepat membawa Minseok ke rumah sakit karna sangat mengkhawatirkan keadaan Minseok.

Hospital..

“Minseok hyung bertahanlah, kita sudah tiba di rumah sakit!!!” ujar baekhyun panik.
“Umin-sshi kau kenapa?bangunlah, jangan membuatku takut!!!”teriak Luhan cemas.

Minseok sudah di bawa ke ruang UGD. Dokter dan suster segera memeriksa keadaan Minseok dan meminta member yang lain menunggu di luar. Semua member merasa sangat bingung, satu sisi mereka harus mengejar Kris untuk memintanya tidak pergi, di sisi lain mereka cemas dengan keadaan Minseok dan tidak mungkin meninggalkannya. Luhan yang paling cemas sedari tadi terus menangis takut terjadi sesuatu pada Minseok.

Saat semua member sedang menunggu dokter keluar dari UGD, Hyerin yang kebetulan lewat langsung menghampiri mereka dan bertanya apa yang terjadi.

“Xiumin-sshi kenapa lagi?” tanyanya panik.
“entahlah kami tidak tau, tiba-tiba dia jatuh pingsan dan kami langsung membawanya kesini.” Jelas D.O
“baiklah aku akan melihatnya kedalam, kalian tunggu saja disini  aku akan segera mengabari kalian.”

Hyerin pun masuk keruang UGD dan ikut memeriksa Minseok. Tak lama Minseok sadar dan dia meminta kepada dokter untuk tidak mengatakan apa yang sebenarnya pada member lain. Namun dokter itu tidak mendengarnya, dan tetap akan menceritakan yang sebenarnya. Menurut dokter semua member harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, karna penyakit Minseok sudah menginjak stadium akhir. Dan selama ini pun Minseok tidak pernah menjalani kemo terapi yang membuat pertumbuhan virus kanker dalam tubuhnya semakin cepat menyebar. Namun Hyerin menjelaskan pada dokter untuk tidak mengatakan apa pun pada member lain, dan akhirnya dokter pun setuju, dengan memberikan syarat agar Hyerin terus mendampingi Minseok dan juga merawatnya agar dia tidak lupa minum obat lagi.

“Bagaimana keadaan Minseok dokter?” tanya Luhan cemas.
“eu..hh.. Minseok-sshi baik-baik saja!”
“Bagaimana bisa baik-baik saja, jelas-jelas dia tadi pingsan!” protes Lay
“Untuk hal itu, dia pingsan karena terkejut akan sesuatu hal yang membuat dia kehilangan konsentrasi.”
“Pasti karna hal tadi....”ujar Suho
“Sekarang dia sudah boleh pulang, dan saya harap kalian jangan membuat dia terlalu sedih atau pun tertekan, karna dapat mengganggu kesehatannya juga.”
“Baiklah dokter...” jawab semua.

Setelah satu bulan kepergian Kris, mereka masih melanjutkan promosi mereka walau tanpa Kris. Setiap minggu Minseok selalu mengontrol kesehatannya di temani oleh Hyerin. Dari hari ke hari Minseok dan Hyerin semakin dekat. Mereka pun sering saling menghubungi kalau mereka tidak bisa bertemu. Minseok merasa sangat nyaman ada di dekat Hyerin, namun dia juga takut ketika saatnya dia pergi, dia akan membuat hyerin sedih dan dia tidak ingin membuat Hyerin menangis.

Hari ini aktifitas EXO sangatlah padat, dari mempromosikan lagu overdose, mereka juga tampil dia acara Talkshow, wawancara dan acara lainnya. Malamnya semua member istirahat karena besok mereka memiliki waktu luang untuk beristirahat dan berkumpul dengan semua member.
Namun tanpa sepengetahuan member yang lain, pada pukul 2 pagi, Luhan pergi meninggalkan dorm dan terbang ke China. Ketika pagi hari semua member sangat terkejut mengetahui bahwa Luhan tidak ada di kamarnya, dan lemarinya pun sudah kosong. D.O yang memeriksa kamar Luhan menemukan sepucuk surat di atas kasur Luhan. Dengan segera dia membawanya ke ruang tengah untuk menunjukannya pada member yang lain.

Minseok sangatlah terpukul saat mengetahui Luhan pergi dari dorm. Luhan sahabat terbaiknya tega meninggalkan dia setelah Kris pun pergi dari EXO.
Suho pun membacakan surat yang di tinggalkan oleh Luhan dengan keras agar semua member bisa mendengar.

Untuk semua member yang ku sayangi, mianhaeyo aku harus pergi meninggalkan kalian.sebenarnya bukan keinginanku untuk meninggalkan EXO. Tapi sungguh aku sudah tidak sanggup lagi bertahan di Entertaiment yang menganggapku sebagai budaknya. Maaf aku tidak berpamitan pada kalian, aku tidak sanggup untuk menatap mata kalian satu persatu. Aku tidak sanggup melihat air mata yang jatuh ke pipi kalian.

Teruslah berjuang tanpa aku. Aku yakin kalian akan sukses walau tanpa aku. Maaf kalau aku menambah kesedihan kalian setelah kepergian Kris. Aku tidak bermaksud membuat kalian sedih dan kecewa. Aku tau aku ini egois, maka dari itu lebih baik aku pergi dan membiarkan kalian sukses tanpa aku.

Minseok, mianhae...jeongmal jeongmal mianhae.....
Aku tidak bermaksud meninggalkanmu, masih banyak orang yang menyayangimu selain aku, member lain pun pasti bisa memahamimu. Jangan pernah sakit lagi ya!!! Aku sedih jika melihatmu sakit. Jaga terus kesehatanmu, jangan sampai keimutanmu hilang....
SARANGHAE MY BAOZI.....
SARANGHAE SUHO-SSHI...
SARANGHAE LAY-SSHI......
SARANGHAE BAEKHYUN-SSHI...
SARANGHAE CHEN-SSHI....
SARANGHAE CHANYEOL-SSHI...
SARANGHAE D.O-SSHI.....
SARANGHAE TAO-SSHI...
SARANGHAE KAI-SSHI....
SARANGHAE SEHUNNIEE.....

NEOMU..NEOMU...SARANGHAEYO....

Terlihat dengan jelas bahwa Luhan menulis surat ini dengan penuh airmata. Semua member menangis setelah selesai mendengar isi surat dari luhan. Mereka tidak percaya dalam beberapa bulan ini mereka sudah kehilangan 2 member yang  berarti bagi mereka.

Minseok yang sangat terkejut mendengar Luhan pun keluar dari EXO langsung jatuh pingsan dengan memegang dadanya yang sakit. Member yang lain sangat terkejut melihat Minseok yang pingsan dengan wajah kesakitan. Mereka pun membawa minseok ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan.

Selama 2 jam dokter memeriksa keadaan Minseok, semua member sangat cemas dengan keadaan Minseok. Dokter pun keluar dan menceritakan yang sebenarnya kepada para member. Alhasil semua member terkejut dan sontak mereka menangis setelah mengetahui kalau member tertua yang imut mereka itu menderita penyakit yang sangat menyeramkan. Tak ada satu pun dari mereka yang tidak menangis. Semua member menangis dan saling berpelukan untuk saling menguatkan. Dokter mengatakan keadaan Minseok kritis dan dia belum bisa di jenguk oleh siapa pun.

Minseok kritis selama dua minggu, semua member menunggu dan menemani Minseok secara bergantian. Tak lama Minseok pun sadar dari kritisnya, semua member merasa senang dan juga bahagia setelah mengetahui Minseok sadar. Namun Minseok malah menanyakan keberadaan Hyerin.

“Mana Hyerin??””
“Mianhae hyung kami tidak bisa memberitahumu.” Ujar Baekhyun.
“Wae?? Katakan saja padaku!”
“sebenarnya.... Hyerin minggu lalu datang menghampiri kami dan dia juga datang menjengukmu.” Jelas Chanyeol.
“lalu?”
“dia berpamitan pada kami...”jawab Chen
“berpamitan? Dia pergi kemana?”
“dia akan menikah hyung!”jawab Suho.
“Haa menikah??”

Tiba-tiba Minseok merasa dadanya sakit sekali, dia menggerang kesakitan dan membuat semua orang panik. Suho bergegas memanggil dokter, namun di tahan oleh Minseok.

“Suho-sshi tak usah memanggil dokter!”ucap Minseok lemas
“Tapi kau kesakitan hyung” jawab Suho
“Tolong sampaikan pada Kris dan juga Luhan, di akhir hayatku ini aku hanya berharap mereka bisa kembali berkumpul dengan EXO dan membahagiakan EXO L. Keberadaan mereka sangatlah penting, jadi aku mohon bawalah mereka kembali pada EXO demi aku.”
“Kau bicara apa hyung??” tanya sehun dengan berlinangan air mata.
“Aku sangat mencintai kalian dan juga para fans. Sampaikan juga pada Hyerin kalau aku sebenarnya menyayanginya.MIANHAE...SARANGHAE...”

Akhirnya detak jantung Minseok pun berhenti, dan meninggalkan kesedihan yang terdalam bagi semua member dan juga semua fans.

NEOMU SARANGHAEYO KIM MINSEOK OUR BAOZI......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar