ONLY HOPE
Cast :
·
Kim
Minseok (Xiumin)
·
Kim
Hyerin (OC)
·
All
Mamber EXO
Genre :
Sad
Romance,Friendship,etc
Desclaimer :
Semua tokoh yang ada dalam
cerita ini real milik dirinya sendiri dan Tuhan Yang Maha Esa. Cerita ini real
buatanku sendiri tanpa menjiplak karya orang lain. ada typo ataupun kesalahan
mohon di maklumi.
Saran : Baca ini sambil dengerin lagu Jin – Gone biar lebih menghayati.
~~~Happy Reading~~~
Prov...
“Annyeonghaseyo EXO WE ARE ONE.....”
Kami adalah boygrup baru dari
SM Entertaiment. Kami beranggotakan 12 orang namja dengan 12 power yang
berbeda. Kami di bagi menjadi 2 sub-grup yaitu EXO K dan EXO M. Dengan memiliki
karakter power pada setiap membernya, itu lah yang membuat kami berbeda dan
juga istimewa. Namun ada sesuatu yang terjadi dibalik kata WE ARE ONE yang kami
teriakan.
“Hyung aku lelah....” keluh
sang maknae Sehun.
“Betul hyung kami lelah sejak
tadi pagi kegiatan kita selalu penuh.”Ungkap Tao.
“Kita harus semangat!!! Ini
demi exo dan juga EXO L, kita harus bekerja keras untuk menampilkan yang
terbaik...” Jawab Suho sang leader.
“Ya kita harus menunjukan
kepada para Netize dan hatters kalau kita tidak selemah dan serendah yang
mereka bicarakan!” Tambah Kris.
Para member sudah sangat lelah
dengan semua kegiatan mereka. Beberapa minggu ini mereka memiliki jadwal
perform yang sangat padat, baik On Air maupun Off Air. Mereka merasa pihak
manajement sudah keterlaluan dalam mengurus jadwal perform mereka.
Dari sekian banyak member yang
mengeluh, hanya Minseok lah yang tidak pernah mengeluh. Member tertua tapi
paling imut ini tidak pernah sekalipun mengeluh tentang apapun. Berbeda dengan
Kris dan Luhan yang selalu mengeluh pada sang manager. Semua member menyebut
Minseok hyung itu sebagai seorang malaikat karna sifatnya yang tidak pernah
mengeluh dan selalu tersenyum di manapun dia berada dan selalu membuat orang
lain tersenyum.
At
Dorm...
Suasana dorm sangat damai dan
semua member memiliki kesibukannya masing-masing. Sama halnya dengan
Minseok yang sedang mengurung diri dikamarnya.
Saat member lain sibuk dengan aktifitasnya, Minseok hanya berbaring diatas
kasurnya dengan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
“Ya tuhan...mengapa rasanya
sakit sekali???ada apa sebenarnya ini???” Sambil memegang dadanya yang sakit.
Sudah seminggu ini Minseok
merasakan dadanya sakit, setiap dia selesai perform dengan EXO pasti saja
dadanya merasa sakit dan sesak. Tapi dia menyimpan rasa sakitnya itu sendirian,
karna dia tidak ingin membuat member lain khawatir. Setiap dia mulai merasakan
sakit, dia pasti selalu bersembunyi dalam kamar mandi atau dia mengurung diri
dalam kamar seperti saat ini.
TUUKKK...TUUUKKKK...
“Minseok hyung...apa kau ada di
dalam?ayo kita makan, D.O-sshi sudah membuatkan kita makanan yang enak
sekali..” Panggil Baekhyun di depan pintu kamar Minseok
“Ne.. kau duluan saja nanti aku
menyusul!” Jawab Minseok sambil menahan sakit.
Dengan sekuat tenaga dia bangun
dari kasurnya dan segera ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar lebih
segar dan tidak terlihat pucat lagi. Minseok pun menghampiri member lain yang
berkumpul di ruang tengah untuk makan. Saat Minseok datang Luhan yang langsung
memperhatikan Minseok langsung bertanya kenapa dia terlihat lemas sekali.
Minseok hanya menjawab kalau dia baru saja bangun tidur dan dia belum sempat
mandi.
Luhan yang merasa ada yang
mengganjal dari sikap Minseok, jadi dia terus memperhatikan Minseok untuk mencari
tahu apa yang sebenarnya terjadi. Minseok yang merasa diperhatikan oleh Luhan
langsung mengalihkan pandangan Luhan dengan bertingkah seperti anak kecil yang
meminta makan pada ayahnya.
“Appa..aku lapar..belikan aku
ice cream 4 porsi...” dengan suara khasnya dia memeluk tangan Kris
“Ne..nanti aku belikan kau ice
cream berlapis emas oke. Sekarang kau makan ramen ini dulu saja, dan jangan
menatapku seperti itu, itu membuatku ingin muntah!” Jawab Kris dengan
dinginnya.
Alhasil semua member tertawa
mendengar jawaban kris yang sangat lucu itu dan sontak berhasil membuat Luhan
lupa dengan apa yang dia ingin ketahui dari Minseok.
At
KBS Music Bank
“Ayo guys hari ini last stage
kita di dalam album Growl, dan kita akan mempersiapkan album terbaru kita untuk
penampilan yang lebih mengagumkan lagi.” Ucap Suho penuh semangat.
“Ne...” teriak member exo
serempak
“EXO WE ARE ONE....”
SKIP>
“Ya tuhan aku sudah tidak
sanggup lagi menahan rasa sakit ini!” keluh Minseok dalam kamar mandi
Setelai selesai perform minseok
tiba-tiba menghilang dari backstage exo. Luhan yang sedang mencari Minseok
kebingungan mencari keberadaan Minseok. Dia bertanya pada semua member kemana
Minseok namun tidak ada yang tahu kemana Minseok pergi.
“Hyung apa kau melihat Minseok
pergi??” tanya Luhan pada Manager hyung.
“Oh Minseok-sshi, aku liat dia
tadi pergi kearah kamar mandi, mungkin dia sedang ke kamar mandi. Coba kau
lihat saja!” jawab Manager hyung.
“Ne hyung, Gomawo.”
Luhan pun menyusul Minseok yang
katanya pergi ke kamar mandi. Tepat dengan Luhan yang tiba di depan pintu kamar
mandi, Minseok pun keluar dari kamar mandi sambil merapikan pakaiannya.
“oo... Luhan-sshi kau
mengagetkan ku!!!” Minseok terkejut.
“Umin kau kemana saja, aku
mencarimu dari tadi aku ingin mengajakmu melihat video last stage kita tadi.”
Jelas Luhan.
“ouw oke kajja kita menonton di
dress room.”
~~~~
“kalian pulang duluan saja, aku
ada keperluan dulu sebentar.”
“kau mau kemana Minseok
hyung?”tanya Chanyeol
“Aku ada janji dengan teman
lamaku, jadi kalian pulang duluan saja.”
“Teman atau teman hyung??????”
Goda Baekhyun.
“Aisshhh kau ini, dia itu
seorang namja! Kau fikir aku ini yaoi apa???” Protes Minseok.
“Bisa sajakan hyung, aku pernah
melihatmu tidur sambil berpelukan mesra dengan Luhan hyung.” Jawab D.O polos.
“Astaga D.O-sshi.....” Minseok
hanya geleng-geleng kepala.
Tanpa sepengetahuan member yang
lain Minseok pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan apa yang sebenarnya
terjadi padanya. Selama perjalanan menuju rumah sakit Minseok merasa dadanya
mulai sesak, namun dia tidak mungkin menunjukan rasa sakitnya di depan orang
banyak, yang ada di internet akan ramai memberitakan XIUMIN EXO M PINGSAN DALAM TAXI KARNA PENYAKITAN. Astaga itu tidak
mungkin dia biarkan.
Hospital..
Saat sedang berjalan menuju
meja registrasi untuk mendaftar pemeriksaan, Minseok sudah tidak sanggup lagi
berjalan, dan dia hampir terjatuh ke lantai. Namun untung saja ada seorang
suster yang lewat dan langsung menangkap tubuh minseok sebelum benar-benar
jatuh ke lantai. Dengan cepat suster itu membawa Minseok ke ruang UGD untuk
mendapatkan pemeriksaan secara intensif. Karna merasa kenal dengan orang yang
pingsan tersebut, suster itu pun terus menemani Minseok sampai dia sadar.
“Dimana aku?” tanya Minseok
lemah
“kau di ruang UGD tuan. Apa kau
baik-baik saja?”
“Apakah banyak orang yang
melihatku pingsan tadi?”
“Aniya, kebetulan tadi lobby
rumah sakit sedang sepi.”
“Aigoo syukur lah kalau
begitu!” Minseok merasa tenang.
“ngomong-ngomong kau ini Xiumin
EXO M kan???” tanya suster itu dengan penasaran.
“ssssssstttt...... pelankan
suaramu, nanti ada orang yang mendengar!” Minseok meletakkan jarinya dibibir
suster itu.
“Astaga kau benar Xiumin???”
suster itu sangat bahagia
“Ne, aku Xiumin exo dan aku
minta padamu jangan sampai ada orang lain
tahu kalau aku ada disini.”
“oke, tapi kenapa?”
Akhirnya Minseok pun
menceritakan apa yang terjadi padanya belakangan ini. Dia merasa aneh, seharusnya
dia tidak menceritakan hal pribadinya pada orang yang baru saja ia kenal, namun
entah kenapa rasanya dia nyaman dan percaya pada suster tersebut. Minseok
meminta pada suster itu untuk mendaftarkannya pada daftar pasien, namun dia
meminta untuk tidak menggunakan namanya. Lalu sang suster pun mendaftarkan
Minseok dengan nama Choi Minseok.
Setelah urusan registrasi pun
selesai, Minseok dibawa oleh sang suster ke ruang tes darah dan pemeriksaan
lainnya. Setelah selesai melewati berbagai pemeriksaan, Minseok dibawa keruang inap
untuk menunggu hasil dari pemeriksaan.
“Kau tunggu disini ya Tuan
Xiumin.”
“baiklah. Apabila hasilnya
sudah keluar cepat kabari aku ya, karna aku harus segera kembali ke dorm.”
“Kau akan pulang?seharusnya kau
itu dirawat karna keadaanmu itu tidak memungkinkan untuk beraktifitas!”
“Besok pagi aku masih ada kegiatan
rekaman untuk album baru EXO, jadi tidak mungkin aku meninggalkannya. Lagian
aku mengatakan pada member yang lain kalau aku hanya pergi sebentar.”
Suster itu tidak bisa lagi
memaksa Minseok untuk dirawat, karna dia fikir itu akan percuma saja. Selama
menunggu hasil pemeriksaan Minseok di temani oleh suster yang dari tadi
mendampinginya. Dia merasa nyaman kalau ada suster itu di dekatnya. 2 jam
kemudian hasil pemeriksaan minseok keluar, dan suster itu pun segera
mengambilnya ke Lab.
“Astaga!!!! Itu tidak
mungkin!!!!” suster itu sangat terkejut melihat hasil dari pemeriksaan itu. Dia
tidak menyangka bahwa artis terkenal seperti Xiumin bisa menderita penyakit
separah ini, dan dia juga sangat bingung bagaimana menyampaikannya pada Xiumin.
Setelah mengambil hasil pemeriksaan dari lab, suster itu langsung kembali ke
kamar di mana Minseok menunggu. Dia ragu untuk memberitahukan hasil dari
pemeriksaan ini.
“Akhirnya kau datang juga
suster.”
“Mianhae aku lama mengambil
hasil Lab mu.”
“ngomong-ngomong dari tadi aku
belum tau siapa namamu? Annyeonghaseyo aku EXO Xiumin imnida.” Membungkukan
badan.
“Ah ne, nado annyeong Kim
Hyerin imnida bangapta.”membungkukan badan juga.
“Ah Hyerin-sshi bagimana hasil
labku? Sebenarnya aku sakit apa dan apa ada obat yang harus aku tebus?”tanya
Minseok panjang lebar.
Hyerin bingung harus menjawab
apa. Satu sisi dia wajib memberitahukan hasil pemeriksaan pada Minseok, di sisi
yang lain dia tidak tega melihat Minseok sedih setelah tahu penyakit apa yang
sedang bersarang di tubuhnya itu. Tiba-tiba Minseok merebut hasil pemeriksaan
itu dari tangan Hyerin, sontak membuat hyerin terkejut dan kebingungan bagaimana
menjelaskan semua ini pada Minseok.
“Ya Tuhan! Ternyata aku
menderita Kanker hati stadium 3???” Minseok terkejut membaca hasil pemeriksaan.
“Tuan Xiumin jeongmal mianhae,
aku bingung harus bagaimana menjelaskannya padamu. Tapi ini lah kenyataannya,
bahwa kau menderita Kanker Hati.” Jelas Hyerin sedih
“Berapa lama lagi sisa
umurku?”tanya Minseok pasrah.
“Kami tidak bisa memastikanya,
karna semua itu hanya tuhan yang tahu. Maka dari itu aku meminta agar kau
tinggal di rumah sakit untuk beberapa hari untuk menjalani pengobatan.”
“Mianhae Hyerin, aku tidak bisa
dan tidak akan pernah tinggal di rumah sakit ini. Aku tidak sakit apa-apa, aku
baik-baik saja. Mungkin hasil ini salah. Ini pasti bukan punyaku!!” jawab
Minseok tidak percaya.
“Kumohon Xiumin-sshi kau harus
menjalani pengobatan untuk mengurangi rasa sakit yang selalu kau rasakan.”
“Mian aku harus pergi! Gomawo
sudah menemaniku dari tadi. Anyeong!”
Minseok lalu pergi meninggalkan
rumah sakit dan tidak mendengarkan perkataan Hyerin. Dia pergi terlalu lama dan
pasti membuat para member khawatir kalau dia jam segini belum pulang juga.
Selama di perjalanan pulang Minseok terus terbayang-bayang dengan hasil Lab
yang ada di tangan ini. Dia masih tidak percaya kalau badannya yang selama ini
dia rawat dan jaga baik-baik sekarang teracuni oleh penyakit yang mematikan.
Dorm..
“Untunglah semua member sudah
tidur.”
Tiba – tiba...
“Hyung kau dari mana saja??”
tanya Sehun tiba - tiba sambil menepuk pundak Minseok dari belakang.
“Aigoo Sehuniee kau membuatku
terkejut saja!!!”
“Kenapa jam segini baru pulang
hyung?lalu apa yang ada di tangan mu itu?”
“Bukan apa-apa. Sudah malam,
cepat tidur sana besok kita kan masih banyak pekerjaan.”pergi menuju kamarnya
“Hyung kenapa?mungkin dia
lelah!!!” kembali ke ruang tengah lalu tidur di sofa.
Dalam kamar Minseok membaca
hasil labnya dengan teliti, dia takut kalau ternyata hasil itu salah. Sekian
lama ia membaca, ternyata hasil lab itu benar adanya. Minseok semakin setres
dan bingung bagaimana mengatakan hal ini pada member yang lain. Dia tidak ingin
member EXO yang lain mengkhawatirkannya dan menggangu aktifitas EXO yang sedang
sibuk ini.
“Aaarrrgghhh!!!!!! Aku benci
diriku sendiri!!! AKU BENCI....!!!!!!!!” Minseok sangat depresi dan
mengacak-acak kamarnya.
Tanpa Minseok sadari ternyata
D.O belum benar-benar tidur. Dia mendengar teriakan Minseok dan bertanya-tanya
apa yang sebenarnya terjadi pada Minseok hyung.
“Besok pagi akan ku tanyakan
pada Minseok hyung kenapa dia berteriak seperti itu!”
Morning....
Semua member sudah bangun dan
mandi, mereka sudah siap-siap untuk pergi ketempat take vokal untuk persiapan
album terbaru. Namun tinggal Minseok yang belum keluar dari kamarnya. Semua
member menunggu Minseok keluar dari kamarnya, namun Minseok belum keluar juga.
D.O yang mendengar sesuatu yang aneh dari kamar Minseok hyung, ingin sekali memberitahu
member yang lain tapi dia takut kalau yang dia dengar itu salah. Jadi dia lebih
memilih untuk bungkam saja.
“UUUEEEKKKK....UUUEEKKK......!!!!!!
kenapa perutku sakit sekali!”
“Umin hyung ayo lah cepat, kita
nanti terlambat untuk rekaman!” teriak Tao.
“Minseok hyung kau sedang apa?
Apa kau baik-baik saja?”tanya Suho di depan pintu kamar.
TAK LAMA...
“Ah mianhae aku membuat kalian
menunggu. Tadi aku bingung akan memakai baju apa untuk pergi, dan aku kehilangan
ponselku. Jadi tadi aku mencarinya dulu.” Jelas Minseok panjang lebar.
“Ya sudah, ayo kita berangkat.
Manager hyung sudah menunggu kita di Basement.” Ajak Lay.
SKIP>
Maret
2014(Syuting
MV Overdose)
Pagi-pagi sekali para member
exo sudah meninggalkan dorm dan menuju lokasi syuting mv overdose untuk pertama
kalinya. Mereka sangat antusias dengan pembuatan mv kali ini, mereka merasa
kalau dalam album ini akan ada sesuatu yang mengejutkan dalam menyambut album
baru ini. Minseok sangat semangat dalam pembuatan mv ini, namun dia merasa
badannya lemas sekali dan juga dia merasa kalau dada dan kepalanya sakit. Tapi
tidak ingin merusak moment hari ini jadi dia berusaha mengilangkan rasa
sakitnya itu dengan serius mengikuti pembuatan mv ini.
Saat syuting di mulai suasana
di penuhi dengan canda dan tawa. Baik kru maupun EXO mereka berbaur untuk
menghasilkan mv yang berkualitas tinggi dan juga menarik. Saat hari sudah
menunjukan pukul 4 sore, Minseok merasa pusing sekali, dadanya pun terasa
seperti tercabik-cabik. Saat take mv berikutnya, Minseok tiba-tiba jatuh
pingsan dan membuat semua member dan para kru panik.
“Yaakkkk Minseok hyung kau
kenapa??” tanya Kai panik.
“Umin hyung bangun!!” panggil
D.O
“Minseok kau kenapa hei,
sadar!!!!!” teriak Luhan.
Minseok pun dibawa ke ruang
rias untuk istirahat dan di periksa oleh dokter yang sudah di panggil untuk
menjaga apabila hal tidak diinginkan seperti ini terjadi. Suster yang memeriksa
Minseok adalah Hyerin, suster yang menemani Minseok ketika di rumah sakit.
“Astaga Xiumin-sshi!!! Dia
kenapa?”tanyanya panik.
“Kau mengenalnya??” Tanya Lay.
“Jelas dia mengenal Minseok
hyung, dia kan member EXO. Pabbo!!!” Omel Kris.
“Tadi saat sedang memulai take,
Xiumin tiba-tiba saja jatuh pingsan. Untung saja bisa tertahan oleh kami yang
langsung menangkapnya.” Jelas Suho.
“Aaa... kalau begitu kalian
bisa tunggu di luar biar aku memeriksa keadaan Xiumin oke.”
“Tapi kami ingin di sini untuk
melihat keadaan hyung!” Ucap Tao.
“Di sini terlalu banyak orang,
itu membuat Xiumin bisa kekurangan oksigen. Jadi lebih baik kalian tunggu
diluar, dan setelah selesai aku akan memberitahu kalian.”
“Baiklah. Ayo kita tunggu
diluar.” Ajak Suho.
Hyerin pun memeriksa keadaan
Minseok. Dia sangat khawatir dengan keadaan Minseok, dia tahu seharusnya Minseok
tidak boleh mengikuti aktifitas yang menguras tenaganya karna itu bisa
berakibat fatal bagi kesehatannya. Tak lama Minseok pun sadar dan dia menyadari
kalau suster yang memeriksanya tadi adalah Hyerin orang yang sudah dia kenal.
“Syukurlah orang yang
memeriksaku adalah kau Hyerin.”
“memangnya kenapa kalau bukan
aku?”
“kalau bukan kau pasti suster
atau dokter itu akan mengatakan yang sebenarnya pada member exo.”
“kata siapa? Aku pun akan
mengatakannya sekarang pada member exo kalau kau itu sakit, dan kau itu tidak
mungkin lagi boleh ikut beraktifitas dalam kegiatan exo!”
“Andwae!!!! Jangan lakukan itu.
Aku tidak ingin membuat mereka khawatir dan sedih.”
“Ani Xiumin-sshi, aku akan
tetap mengatakannya. Kau jangan memikirkan orang lain, kau juga harus mementingkan
keadaanmu. Sekarang yang terpenting itu adalah kesehatanmu. Bukan yang lain.”
“Tidak! Kau salah. Yang
terpenting adalah album ini selesai, member exo bahagia dan EXO L pun bahagia.
Itu lah yang terpenting saat ini!”
Hyerin terus berusaha agar Minseok
mau jujur pada member lain kalau dia itu sakit. Namun Minseok terus mendesak
dan memaksa agar Hyerin tutup mulut dan tidak menceritakan yang sebenarnya pada
member yang lain. Karena Hyerin terus mendesak akan memberitahu member EXO,
Minseok pun menarik tubuh Hyerin hingga jatuh kedalam pelukannya, lalu Minseok
memeluk Hyerin dengan erat.
“Kumohon Hyerin-sshi jangan
katakan yang sebenarnya pada mereka, cukup kita berdua yang tau. Kalau kau
berjanji untuk tutup mulut, aku hanya meminta kau untuk tetap disisiku saja itu
sudah cukup.”
“aa...aaa..ppaaa
maksudmu?” Hyerin tertegun karna di peluk oleh Minseok.
“Kumohon
Hyerin! Aku percaya padamu.”
Tanpa satu kata pun yang
keluar, Hyerin mengangguk dan mengiyakan kalau dia tidak akan mengatakan yang
sebenarnya pada member exo. Tak lama, Suho tiba-tiba masuk dengan member yang
lainnya juga. Mereka terlihat senang melihat Minseok sudah sadar dan sudah bisa
duduk kembali.
“Minseok
kenapa?” tanya Luhan
“Aaa... gwaenchanayo, dia
baik-baik saja. Dia hanya kelelahan karna beraktifitas, tinggal beri dia makan
dan vitamin pasti staminanya kembali pulih.”
“Syukurlah
kau tidak apa-apa Minseok.” Ujar Kris
“Suster aku juga pusing aku mau
di periksa juga oleh muu...” ucap Chanyeol Genit.
“Berhenti bertindak bodoh! Kau
itu harusnya di periksa ke rumah sakit jiwa!!” celetuk Baekhyun.
Mereka pun tertawa bersama
melihat kelakuan ChanBaek couple yang sangat AbNormal itu. Minseok yang menatap
kearah Hyerin Mengucapkan terimakasih tanpa suara agar tidak terdengar member lain.
Hyerin membalasnya dengan senyuman, namun dalam hatinya dia masih sangat
khawatir dengan keadaan Minseok yang sebenarnya semakin parah.
Syuting pun selesai, EXO pun
kembali ke dorm mereka untuk istirahat. Luhan yang masih merasa khawatir terus
mendampingi Minseok saat berjalan menuju dorm mereka. Luhan merasa ada yang
aneh dari pernyataan suster tadi, dia yakin pasti ada sesuatu yang
disembunyikan oleh Minseok.
“Umin kau istirahat saja, biar
kami yang merapikan barang-barangmu.” Ujar Luhan.
“Tidak usah, aku baik-baik
saja. Aku bisa merapikan barangku sendiri, kalian rapikan barang kalian saja!”
“tapi kau kan sedang kurang
sehat hyung, lebih baik kau istirahat. Besok aktifitas kita akan padat sekali.
Aku takut kau nanti terlalu lelah.” Bujuk Kai.
“sudahlah kalian tidak usah
mengkhawatirkan ku. Aku baik-baik saja.” Pergi kekamarnya membawa barang-barang
miliknya.
“Tapi hyung...!!!!” panggil
Sehun khawatir.
Dalam kamar Minseok merasa
dirinya sudah sangat jahat. Dia sudah membohongi member yang lain dan sudah
membuat mereka merasa khawatir dengan keadaannya. Inilah yang paling Minseok
benci. Minseok merapikan kopernya lalu segera ke kamar mandi untuk membersihkan
diri. Saat di kamar mandi Minseok merasa dadanya sakit lagi, dia berusaha untuk
meraih pintu untuk keluar. Namun yang terjadi malah Minseok jatuh pingsan dan
kepalanya terbentur dinding.
Semua member tidak ada yang
mengetahui kalau Minseok jatuh di kamar mandi, karna mereka kira Minseok sudah
tidur karna dia sedang tidak enak badan. Tapi Luhan merasa ada yang aneh dengan
Minseok dia rasa ada sesuatu yang terjadi pada Minseok.
“Kau mau kemana hyung?” tanya
Suho
“Aku mau melihat Umin, apa dia
sudaah tidur atau belum.”
“Sudah lah Luhan hyung biarkan
Umin hyung istirahat. Mungkin dia sangat lelah, jadi dia langsung tidur.”
“Tapi aku rasa ada yang tidak
beres didalam sana!”
“Itu hanya perasaanmu saja
hyung. Sekarang lebih baik kita istirahat, besok kita akan melanjutkan
pembuatan mv baru kita.”
Luhan pun menuruti perkataan
sang leader. Sebenarnya dia ingin melihat keadaan Minseok, namun dia berfikir
kalau Minseok memang sudah tidur jadi lebih baik dia tidak usah mengganggunya.
Keesokkan harinya Minseok baru
sadar dari pingsannya, dan dia baru menyadari bahwa semalaman ini dia pingsan
di dalam kamar mandi. Dan ah... kepalanya terluka, ada darah yang menetes di
lantai. Dia merasa badannya lemas sekali, dan dia tidak yakin bisa bekerja hari
ini. Tapi itu tidak mungkin, hari ini mereka akan melanjutkan pembuatan mv di
album baru mereka.
Saat Minseok keluar dari
kamarnya, semua member sangat terkejut melihat luka yang ada dikepalanya itu.
Luhan yang sejak malam sudah memiliki perasaan yang tidak enak langsung
menghampiri Minseok dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
“Kau kenapa umin?kenapa
kepalamu terluka?” Tanya Luhan panik.
“Gwaenchanayo Luhan-sshi aku
hanya terbentur lemari saja.”
“Bagaimana bisa kau sampai
terbentur lemari?” Tanya Suho.
“Umin hyung ada-ada saja masa
pagi-pagi lemari udah di tubruk sih.” Celetuk D.O polos
“Tadi aku ingin mengambil jaket
ini di atas lemari, dan kakiku tersandung jadi kepalaku terbentur lemari.”
“Lain kali kau harus hati-hati
Minseok, kitakan masih ada syuting untuk pembuatan mv. Kalau kau terluka
seperti itu, bagaimana kita akan syuting?” Ujar Kris.
“Tenang saja kita akan tetap
syuting. Aku tidak apa-apa jadi kau tidak usah cemas kris.”
At
Lokasi syuting...
Mereka mulai syuting kembali
untuk bagian mv yang belum selesai. Untuk syuting hari ini Minseok merasa
badannya lebih segar lagi karna ada Hyerin yang menemaninya syuting hari ini.
Sebelum syuting Hyerin sudah memberikan Minseok obat dan juga vitamin agar dia
tidak mudah lelah.
FLASHBACK~~
“Xiumin-sshi minumlah ini, ini
akan membantumu dalam aktifitas hari ini. Kau tidak akan mudah lelah dan
memungkinkan kau tidak akan pingsan lagi.” Sembari tersenyum.
“Gomawo Hyerin-sshi.”Balik
tersenyum
FLASHBACK END~~~
Pembuatan mv pun akhirnya
selesai, dan mereka tinggal menunggu tanggal release album mereka ini. Semua
member sangat senang karna pembuatan album ini berjalan lancar, dan mereka juga
senang melihat Minseok sudah tidak pernah sakit lagi. Tanpa mereka ketahui,
selama pembuatan album dan mv ini Minseok rutin pergi kerumah sakit untuk
berobat dan tentu saja untuk bertemu dengan Hyerin.
Namun menurut dokter penyembuhan
Minseok akan berjalan sangat lambat, karna Minseok hanya mengandalkan
penyembuhan dari obat-obatan dan tidak menjalankan Kemoterapi yang harusnya dia
jalankan. Hyerin sudah memaksa Minseok untuk di kemo, namun Minseok menolaknya.
Dia bilang kalau dia di kemo kepalanya pasti gundul dan berat badannya pun akan
turun derastis. Dia tidak mau member lain mengetahui penyakitnya, jadi dia
memutuskan untuk tidak melakukan kemo terapi.
Hari dimana album terbaru
mereka akan di rilis pun tiba. Mereka akan merilis album dan mv baru bersamaan
dengan konser comeback mereka. Semua member merasa tegang, mereka takut
mengecewakan para fans kalau penampilan mereka tidak memuaskan. Sama hal nya
dengan member yang lain, Minseok pun merasa sangat gugup. Dia takut saat konser
nanti penyakitnya kambuh lagi, dia tidak ingin merusak moment yang sangat
membahagiakan ini.
Minseok sangat berharap Hyerin
ada disini untuk menyemangatinya. Namun kenyataannya Hyerin tidak datang,
Hyerin sedang pergi ke Busan untuk acara donor darah dari rumah sakit tempat
dia bekerja. Hyerin memang menitipkan obat dan vitamin untuk minseok minum saat
konser nanti. Tapi tetap saja Minseok merasa kalau akan ada sesuatu yang
terjadi saat konser nanti.
Konser pun dimulai. Teriakan
para fans membuat semua member merasa ingin mati. Mereka semakin gugup saja
untuk memulai konser ini. Lagu demi lagu mereka bawakan dengan penuh semangat.
Namun saat mereka membawakan lagu Growl, Minseok merasa dadanya sakit sekali,
dan dia pun mulai kehilangan konsentrasinya. Kris yang menyadari keadaan
Minseok langsung memeluknya dan membawa Minseok ke belakang panggung. Para fans
yang melihat kejadian itu langsung menjerit histeris. Mereka takut terjadi
sesuatu pada Minseok.
“Minseok kau kenapa eoh??”
tanya Kris cemas.
“Eoh..??kenapa kita disini?kita
seharusnya ada diatas panggung, para fans pasti mencari kita!”
“Yaakk!!! Kau itu bodoh
apa?dalam keadaan seperti ini kau masih mau melanjutkan penampilan! Sudah kau
diam disini dan istirahatlah!”
Member lain yang masih ada
diatas stage langsung berlari ke belakang panggung untuk melihat keadaan
Minseok. Semua member sangat mengkhawatirkan Minseok yang tiba-tiba hilang dari
atas panggung. Melihat wajah Minseok yang sangat pucat, mereka sangat takut
kalau Minseok kenapa-kenapa. Minseok meyakinkan member yang lain, kalau dia
sudah tidak apa-apa. Dia hanya kelelahan saja, dan dia masih sanggup
melanjutkan konser hari ini.
Setelah konser, EXO K dan EXO M
mempromosikan album ini di Korea dan di China. Dalam masa promosi ini lah
aktifitas mereka semakin padat karna mereka harus menggunakan pesawat untuk
ketempat tujuan promosi mereka. Di China, EXO M mempromosikan album overdose di
semua stasion tv yang ada di china. Mereka pun mempromosikan bukan hanya di
China saja, mereka pun mempromosikan album mereka di Macau, Hongkong dan daerah
sekitar China.
Selama promosi Minseok sering
sekali merasakan dadanya sakit, namun dia tidak pernah meminum obat yang
diberikan oleh Hyerin. Dia sengaja melakukan itu, karena dia merasa kecewa pada
Hyerin yang sudah lama tidak menghubunginya. Minseok hanya butuh Hyerin, bukan
obat-obatan yang ada di tangannya sekarang ini.
Dua bulan setelah promosi lagu
overdose, tiba-tiba Kris memutuskan untuk hengkang dari EXO. Mendengar
keputusan itu semua member merasa terkejut dan juga tidak percaya kalau leader
EXO M itu akan pergi meninggalkan grup yang sudah membesarkan namanya.
“Hyung apa keputusanmu itu
sudah bulat?” tanya Tao sedih
“Ya..Mianhae chingudeul ini
keputusanku. Tidak ada yang bisa mengubah keputusanku ini!”
“Tapi bagaimana nasib EXO M
tanpamu?” Tanya Minseok
“masih ada Suho yang bisa
membimbing kalian menuju kesuksesan. Keberadaanku tidak mempengaruhi apa pun
dalam penampilan EXO.”
“itu tidak benar hyung!kau
adalah bagian dari kami, dan kau juga sangat mempengaruhi penampilan kami. Kau
pun seorang leader!” tegas Lay.
“Bukan lagi Lay. Sekarang bukan
lagi aku leader kalian! Maafkan aku harus pergi meninggalkan kalian! Aku
menyayangi kalian tapi aku tidak terima dengan keputusan pihak manajemen yang
membatasi aktifitas EXO M di China. Kami itu sub grup yang di bentuk untuk
mempromosikan di China, tapi kenapa kami malah di batasi untuk pergi ke China?
Itu sangatlah tidak adil bagiku!” jelas Kris dengan menahan emosi
“Hal itu bisa kita bicarakan
bersama dengan manajer hyung. Jadi jangan memutuskan secepat itu Kris hyung.”
Bujuk Suho
Tanpa mendengar perkataan dari
member yang lain, Kris pergi dengan kopernya keluar dari dorm dan pergi menuju
bandara untuk terbang ke Beijing. Semua member berteriak memanggil Kris dan
coba menahannya, namun Kris tidak menghiraukannya. Minseok yang merasa dadanya
tiba-tiba sesak, langsung jatuh pingsan ke pangkuan Chanyeol yang ada di
sampingnya. Semua menjadi tambah panik melihat Minseok yang tiba-tiba jatuh
pingsan. Mereka dengan cepat membawa Minseok ke rumah sakit karna sangat
mengkhawatirkan keadaan Minseok.
Hospital..
“Minseok hyung bertahanlah,
kita sudah tiba di rumah sakit!!!” ujar baekhyun panik.
“Umin-sshi kau
kenapa?bangunlah, jangan membuatku takut!!!”teriak Luhan cemas.
Minseok sudah di bawa ke ruang
UGD. Dokter dan suster segera memeriksa keadaan Minseok dan meminta member yang
lain menunggu di luar. Semua member merasa sangat bingung, satu sisi mereka
harus mengejar Kris untuk memintanya tidak pergi, di sisi lain mereka cemas
dengan keadaan Minseok dan tidak mungkin meninggalkannya. Luhan yang paling
cemas sedari tadi terus menangis takut terjadi sesuatu pada Minseok.
Saat semua member sedang
menunggu dokter keluar dari UGD, Hyerin yang kebetulan lewat langsung menghampiri
mereka dan bertanya apa yang terjadi.
“Xiumin-sshi kenapa lagi?”
tanyanya panik.
“entahlah kami tidak tau,
tiba-tiba dia jatuh pingsan dan kami langsung membawanya kesini.” Jelas D.O
“baiklah aku akan melihatnya
kedalam, kalian tunggu saja disini aku
akan segera mengabari kalian.”
Hyerin pun masuk keruang UGD
dan ikut memeriksa Minseok. Tak lama Minseok sadar dan dia meminta kepada
dokter untuk tidak mengatakan apa yang sebenarnya pada member lain. Namun
dokter itu tidak mendengarnya, dan tetap akan menceritakan yang sebenarnya.
Menurut dokter semua member harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, karna
penyakit Minseok sudah menginjak stadium akhir. Dan selama ini pun Minseok
tidak pernah menjalani kemo terapi yang membuat pertumbuhan virus kanker dalam
tubuhnya semakin cepat menyebar. Namun Hyerin menjelaskan pada dokter untuk
tidak mengatakan apa pun pada member lain, dan akhirnya dokter pun setuju,
dengan memberikan syarat agar Hyerin terus mendampingi Minseok dan juga
merawatnya agar dia tidak lupa minum obat lagi.
“Bagaimana keadaan Minseok
dokter?” tanya Luhan cemas.
“eu..hh.. Minseok-sshi
baik-baik saja!”
“Bagaimana bisa baik-baik saja,
jelas-jelas dia tadi pingsan!” protes Lay
“Untuk hal itu, dia pingsan
karena terkejut akan sesuatu hal yang membuat dia kehilangan konsentrasi.”
“Pasti karna hal tadi....”ujar
Suho
“Sekarang dia sudah boleh
pulang, dan saya harap kalian jangan membuat dia terlalu sedih atau pun
tertekan, karna dapat mengganggu kesehatannya juga.”
“Baiklah dokter...” jawab semua.
Setelah satu bulan kepergian
Kris, mereka masih melanjutkan promosi mereka walau tanpa Kris. Setiap minggu
Minseok selalu mengontrol kesehatannya di temani oleh Hyerin. Dari hari ke hari
Minseok dan Hyerin semakin dekat. Mereka pun sering saling menghubungi kalau
mereka tidak bisa bertemu. Minseok merasa sangat nyaman ada di dekat Hyerin,
namun dia juga takut ketika saatnya dia pergi, dia akan membuat hyerin sedih
dan dia tidak ingin membuat Hyerin menangis.
Hari ini aktifitas EXO
sangatlah padat, dari mempromosikan lagu overdose, mereka juga tampil dia acara
Talkshow, wawancara dan acara lainnya. Malamnya semua member istirahat karena
besok mereka memiliki waktu luang untuk beristirahat dan berkumpul dengan semua
member.
Namun tanpa sepengetahuan member
yang lain, pada pukul 2 pagi, Luhan pergi meninggalkan dorm dan terbang ke
China. Ketika pagi hari semua member sangat terkejut mengetahui bahwa Luhan
tidak ada di kamarnya, dan lemarinya pun sudah kosong. D.O yang memeriksa kamar
Luhan menemukan sepucuk surat di atas kasur Luhan. Dengan segera dia membawanya
ke ruang tengah untuk menunjukannya pada member yang lain.
Minseok sangatlah terpukul saat
mengetahui Luhan pergi dari dorm. Luhan sahabat terbaiknya tega meninggalkan
dia setelah Kris pun pergi dari EXO.
Suho pun membacakan surat yang
di tinggalkan oleh Luhan dengan keras agar semua member bisa mendengar.
Untuk
semua member yang ku sayangi, mianhaeyo aku harus pergi meninggalkan
kalian.sebenarnya bukan keinginanku untuk meninggalkan EXO. Tapi sungguh aku
sudah tidak sanggup lagi bertahan di Entertaiment yang menganggapku sebagai
budaknya. Maaf aku tidak berpamitan pada kalian, aku tidak sanggup untuk
menatap mata kalian satu persatu. Aku tidak sanggup melihat air mata yang jatuh
ke pipi kalian.
Teruslah
berjuang tanpa aku. Aku yakin kalian akan sukses walau tanpa aku. Maaf kalau
aku menambah kesedihan kalian setelah kepergian Kris. Aku tidak bermaksud
membuat kalian sedih dan kecewa. Aku tau aku ini egois, maka dari itu lebih
baik aku pergi dan membiarkan kalian sukses tanpa aku.
Minseok,
mianhae...jeongmal jeongmal mianhae.....
Aku
tidak bermaksud meninggalkanmu, masih banyak orang yang menyayangimu selain
aku, member lain pun pasti bisa memahamimu. Jangan pernah sakit lagi ya!!! Aku
sedih jika melihatmu sakit. Jaga terus kesehatanmu, jangan sampai keimutanmu
hilang....
SARANGHAE
MY BAOZI.....
SARANGHAE
SUHO-SSHI...
SARANGHAE
LAY-SSHI......
SARANGHAE
BAEKHYUN-SSHI...
SARANGHAE
CHEN-SSHI....
SARANGHAE
CHANYEOL-SSHI...
SARANGHAE
D.O-SSHI.....
SARANGHAE
TAO-SSHI...
SARANGHAE
KAI-SSHI....
SARANGHAE
SEHUNNIEE.....
NEOMU..NEOMU...SARANGHAEYO....
Terlihat dengan jelas bahwa
Luhan menulis surat ini dengan penuh airmata. Semua member menangis setelah
selesai mendengar isi surat dari luhan. Mereka tidak percaya dalam beberapa
bulan ini mereka sudah kehilangan 2 member yang
berarti bagi mereka.
Minseok yang sangat terkejut
mendengar Luhan pun keluar dari EXO langsung jatuh pingsan dengan memegang
dadanya yang sakit. Member yang lain sangat terkejut melihat Minseok yang
pingsan dengan wajah kesakitan. Mereka pun membawa minseok ke rumah sakit untuk
segera mendapatkan pertolongan.
Selama 2 jam dokter memeriksa
keadaan Minseok, semua member sangat cemas dengan keadaan Minseok. Dokter pun
keluar dan menceritakan yang sebenarnya kepada para member. Alhasil semua
member terkejut dan sontak mereka menangis setelah mengetahui kalau member
tertua yang imut mereka itu menderita penyakit yang sangat menyeramkan. Tak ada
satu pun dari mereka yang tidak menangis. Semua member menangis dan saling
berpelukan untuk saling menguatkan. Dokter mengatakan keadaan Minseok kritis
dan dia belum bisa di jenguk oleh siapa pun.
Minseok kritis selama dua
minggu, semua member menunggu dan menemani Minseok secara bergantian. Tak lama
Minseok pun sadar dari kritisnya, semua member merasa senang dan juga bahagia
setelah mengetahui Minseok sadar. Namun Minseok malah menanyakan keberadaan
Hyerin.
“Mana Hyerin??””
“Mianhae hyung kami tidak bisa
memberitahumu.” Ujar Baekhyun.
“Wae?? Katakan saja padaku!”
“sebenarnya.... Hyerin minggu
lalu datang menghampiri kami dan dia juga datang menjengukmu.” Jelas Chanyeol.
“lalu?”
“dia berpamitan pada
kami...”jawab Chen
“berpamitan? Dia pergi kemana?”
“dia akan menikah hyung!”jawab
Suho.
“Haa menikah??”
Tiba-tiba Minseok merasa
dadanya sakit sekali, dia menggerang kesakitan dan membuat semua orang panik.
Suho bergegas memanggil dokter, namun di tahan oleh Minseok.
“Suho-sshi tak usah memanggil
dokter!”ucap Minseok lemas
“Tapi kau kesakitan hyung”
jawab Suho
“Tolong sampaikan pada Kris dan
juga Luhan, di akhir hayatku ini aku hanya berharap mereka bisa kembali
berkumpul dengan EXO dan membahagiakan EXO L. Keberadaan mereka sangatlah
penting, jadi aku mohon bawalah mereka kembali pada EXO demi aku.”
“Kau bicara apa hyung??” tanya
sehun dengan berlinangan air mata.
“Aku sangat mencintai kalian
dan juga para fans. Sampaikan juga pada Hyerin kalau aku sebenarnya
menyayanginya.MIANHAE...SARANGHAE...”
Akhirnya detak jantung Minseok
pun berhenti, dan meninggalkan kesedihan yang terdalam bagi semua member dan
juga semua fans.
NEOMU SARANGHAEYO KIM MINSEOK
OUR BAOZI......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar